fbpx

Sebagai bikers sejati, pastinya kamu tahu dong peran penting sebuah ban dalam kendaraan bermotor. Keberadaannya sangat mempengaruhi keselamatan dan kenyamanan kita dalam berkendara. Ban motor yang terbuat dari karet, pastinya memiliki usia pakai. Bahkan usianya bisa lebih cepat habis atau tipis tergantung bagaimana cara kita mengendarai motor.

Nih, Digimin kasih 8 tips agar ban motormu awet yang wajib kamu ketahui!

1. Gunakan Ban Berukuran Sesuai

Gunakan velg dan ban motor sesuai dengan yang dianjurkan oleh pabrikan motormu. Ini berlaku untuk ban dalam maupun ban luar yaa. Kenapa? karena pabrikan motor pastinya sudah mengakumulasi ukuran ban yang ideal buat motor kita. Karena jika ukuran ban motor tidak sesuai, tentunya beresiko dan mengakibatkan rusaknya komponen tertentu.

2. Rutin Membersihkan Ban 

Tidak ada jalanan yang bersih dari pasir, debu, kerikil, kotoran dan lain lain. Pastinya “benda” seperti itu akan menempel pada ban motormu. Maka dari itu, bersihkan ban motormu secara rutin untuk menjauhkan kotoran yang menempel pada ban. Kamu sudah tahu belum? kotoran, debu atau pasir yang menempel pada ban bisa menyebabkan ban mudah bocor atau pecah lho. Ketika membersihkan ban, gunakanlah sikat dengan membasahi ban terlebih dahulu dengan air sabun ya.

3. Rutin Cek Tekanan Angin Ban

Tekanan angin pada ban mesti sesuai pabrikan ya. Jika ban kekurangan atau kelebihan angin, tentunya bisa beresiko seperti tarikan menjadi berat dan ban yang habis tidak rata. Oleh karena itu, memeriksa tekanan angin ban secara rutin sangatlah penting agar kamu bisa mengetahui ban dalam kondisi kempes atau tidak. Jika kondisi ban kempes, segera tambah angin ban dan hindari mengendarai motor ketika ban dalam kondisi kempes. Hal itu mengakibatkan ban mudah bocor, cepat botak, bahkan sampai bisa retak. Dan hal yang mesti diingat, jangan memberi tekanan angin terlalu tinggi dalam mengisi angin ban karena ban juga berisiko pecah atau meledak. Jadi saat  pengisian angin ban sebaiknya cek dulu kondisi bannya ya.

4. Tidak Terlalu Lama Parkir Dibawah Sengat Matahari

Ketika kamu sering memparkir motormu dibawah terik matahari, otomatis terjadi perubahan tekstur ban menjadi lebih keras. Dan perlu diketahui ketika ban menjadi keras, bisa menyebabkan retak pada permukannya.

5. Muatan Pada Motor Jangan Berlebihan

Ketika kamu hendak mengangkut barang dengan motor, cek dulu. Seberapa beratkah beban yang kamu taruh diatas motormu. Jangan sampai melebihi batas berat beban yang sudah ditentukan ya. Oleh karena itu sebaiknya sesuaikan dengan kapasitas kendaraan. Kenapa? Karena jika mengangkut muatan melebihi kapasitas bisa menyebabkan ban cepat botak dan bisa juga membuat ban mudah pecah atau retak. Pastinya dapat membahayakan keselamatanmu saat berkendara sepeda motor.

6. Kurangi Kebiasaan Rem Mendadak 

Dalam kondisi tertentu, kadang kita melakukan pengereman mendadak. Namun sebisa mungkin hal itu dihindari ya! Karena bisa mengakibatkan sebagian permukaan ban tergerus oleh aspal.

7. Pemasangan Ban Motor Sesuai Rotasi

Yang perlu kamu ketahui, pemasangan ban pada motor harus sesuai rotasi atau arah ban berputar ya. Hindari menggunakan ban depan di belakang atau sebaliknya. Karena hal itu akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.

8. Cek Pentil Ban

Hindari pentil ban yang kamu gunakan mengalami kebocoran. Untuk mengecek kebocoran udara pada pentil, kamu bisa meneteskan air diatas lubang pentil. Jika muncul gelembung udara kemudian pecah, artinya pentil ban yang kamu gunakan sedang mengalami kebocoran. Maka dari itu, segera ganti dengan pentil yang baru ya.

Jadi, kamu sudah tahu kan cara merawat ban motormu agar lebih awet?

Nah, supaya lebih epik. Pastikan motormu tersandingkan dengan ban berkualitas yaa.

Login

Lost your password?
×