fbpx

 

Bagi kamu yang sering berkendara motor dari jelang sore sampai malam hari, pastinya kehadiran lampu motor sangat dibutuhkan. Apalagi kalau kamu berada di jalanan yang gelap atau minim penerangan. Berguna banget untuk membantu penglihatanmu fokus ke jalanan.

Tapi pernah gak sih tiba-tiba lampu motormu “Kok kurang terang ya? kok redup ya?”

Terkadang dalam kondisi yang enggak bisa dipastikan, lampu motor bisa redup kapan saja. Bahkan ditengah perjalanan.

Nah, penyebab lampu motor bisa redup bermacam-macam nih.

Yuk kita bahas bareng-bareng 10 penyebab lampu motormu redup!

6. Kiprok Motor Rusak atau Lemah

Sistem kelistrikan pada sepeda motor memiliki beberapa komponen, salah satunya kiprok. Secara teknis istilahnya adalah rectifier regulator. Dari istilah tersebut bisa disimpulkan kiprok memiliki peran sebagai pengubah arus (rectifier) dan pengatur kelistrikan (regulator). Jadi fungsi kiprok adalah sebagai pengubah arus listrik bolak balik (AC) menjadi arus listrik searah (DC). Dimana muara fungsi kiprok adalah sebagai penyuplai arus listrik untuk pengisisan aki. Secara garis besar kiprok memiliki peran sebagai penunjang sistem kelistrikan saat mesin hidup.

Oleh karena itu, kiprok dan aki memiliki korelasi pada sistem kendaraan. Ketika mesin motor dihidupkan, baterai dan aki berperan besar dalam menyediakan sumber listrik. Lalu ketika mesin motor sudah hidup, maka tugas pengisisan listrik dalam menjalankan semua tugas kelistrikan diambil alih oleh kiprok.

Jika kiprok melemah atau mengalami kerusakan, otomatis arus pengisian listrik terganggu. Akibatnya lampu motor menjadi redup bahkan terang-redup tidak jelas. Yang pastinya dapat mengganggu proses penerangan perjalanan.

7. Fitting Lampu Rusak

Ketika lampu motor redup bahkan mati dalam jangka waktu yang tidak wajar bisa jadi diakibatkan kondisi fitting yang sudah rusak sehingga mengganggu kualitas kinerja bohlam.

Jika fitting lampu rusak, tidak dapat diperbaiki untuk dipasang lagi. Jadi kamu harus mengganti fitting lampu motor (pastinya berkualitas dan original) agar lampu motor dapat menyala secara lebih maksimal. Bagi motor sekarang yang mayoritas sudah menggunakan teknologi LED, mungkin ini akan sangat jarang terjadi tapi ada baiknya di cek saja ^^

8. Soket Lampu Kendor

Analoginya seperti ini: bayangkan sistem arus listrik seperti air. Ketika kita menyalurkan air dalam posisi selang kendor, otomatis air cenderung meluber keluar dan pastinya volume air yang tersalur dalam bak penampungan hanya sedikit.

Nah, sama halnya dengan arus listrik pada motor. Jika soket lampu kendor, otomatis arus listrik yang masuk pada lampu kurang maksimal. Pastinya mengakibatkan lampu motor menjadi redup.

Maka dari itu, untuk mencegah hal ini kamu perlu melakukan service rutin dengan melakukan pengecekan pada komponen soket ini.

9. Soket Lampu Karatan

Soket lampu terbuat dari plat yang pastinya beresiko karatan. Nah, bahan logam ini bisa berkarat seiring berjalannya waktu. Apalagi untuk motor-motor yang usianya sudah tua. Ketika timbul karat, otomatis bisa menghambat aliran arus listrik untuk sampai pada lampu. Karat di tengah arus listrik akan menghalangi tegangan yang disalurkan ke lampu motor. Akibatnya, lampu motor menjadi lebih redup.

Lalu jika terjadi hal seperti ini apa yang mesti kamu lakukan? praktisnya kamu cukup mengganti soket motor dengan yang baru.

10. Spul Penerangan Melemah

Komponen spul berkaitan dengan baterai atau aki kendaraan. Indikator spul motor melemah bahkan rusak adalah aki motor yang tekor terus menerus. Kualitas komponen spul berpengaruh dengan kualitas penerangan pada lampu motor.

Kamu bisa mengukur ketahanan komponen ini untuk mengecek normal-tidaknya spul penerangan. Jika ketahanan spul berkisar 0,2-1,2 ohm pada kondisi mesin 40 derajat, maka spul dinyatakan normal.

Namun jika ketahanan menunjukkan angka mendekati 2 ohm, maka bisa dipastikan bahwa spul penerangan motormu sudah mulai lemah dan pastinya mesti segera diganti.

Login

Lost your password?
×