fbpx

Semua kendaraan bermotor pastinya membutuhkan perawatan berkala supaya mesin selalu dalam performa maksimal dan memiliki usia pakai lebih panjang. Selain itu pastinya kamu menginginkan motormu awet dan nyaman dikendarai, bukan?

Nah, maka dari itu perawatan mesti dirutinkan. Selain service ringan seperti ganti oli, ada juga jenis perawatan yang dikenal dengan istilah “tune up”.

Supaya kamu gak penasaran, yuk kita bahas tune up dari segi pengertian, teknisnya, waktu yang tepat hingga biaya. Cekidot!

1. Tune Up? Apa itu?

Tune up motor adalah sebuah proses yang dilakukan dengan tujuan mengembalikan performa motor ke performa standarnya.

Nah, kamu pasti bertanya. Kenapa mesti dilakukan?

Begini, karena seiring kamu menggunakan motor setiap harinya, hal itu bisa mengakibatkan beberapa perubahan. Khususnya pada komponen mesin dan filter udara. Perubahan komponen mesin kerapkali terjadi karena motor digunakan saat hujan dan panas. Hal ini mengakibatkan motor perlu mendapatkan perawatan maksimal secara berkala. Selain itu, filter udara yang kotor juga dapat menghambat aliran udaranya.

Mungkin kondisi seperti ini terdengar sepele. Namun ketika kamu membiarkan kondisi tersebut terjadi secara terus menerus tanpa melakukan tune up, pastinya akan terjadi perubahan kondisi yang cukup signifikan.

2. Waktu yang tepat untuk tune up

Kamu harus tahu, treatment tune up juga mesti dilakukan secara tepat dan juga diwaktu yang tepat. Hal ini agar motormu bisa memperoleh hasil yang maksimal.

Waktu yang tepat untuk melakukan tune up adalah sekitar 3 bulan sekali atau setiap motormu telah mencapai interval 2.000 km. Nah, mesti kamu ketahui nih. Interval 2000km ini berlaku buat kamu yang sering melewati jalur atau jalanan berdebu. Jika kamu cenderung menggunakan motor dengan kecepatan lambat dan jarang melewati area berdebu, waktu tune up yang pas adalah sekitar 3.000- 4.000 km.

Selain ukuran jarak, kamu bisa segera melakukan tune up motor jika terdapat masalah pada mesin motor yang digunakan. Misalnya saat tenaga mesinnya sudah dirasa berkurang.

Nah, selain itu jika kamu merasa konsumsi BBM terasa boros bahkan sampai knalpot motormu mengeluarkan asap hitam disarankan motormu segara di tune up ya. Selain itu, jika motormu susah hidup saat pagi hari juga menjadi ciri bahwa sudah waktunya kamu melakukan tune up.

3. Metode Tune Up yang pas

Untuk melakukan tune up, ada 3 sektor yang perlu kamu perhatikan. Yakni: sektor mesin, chasis dan sektor transmisi.

Hal pertama yang perlu kamu lakukan pada sektor mesin adalah mengecek kualitas oli. Lalu cek busi dan melakukan pemeriksaan filter udara. Nah, setelah itu kamu perlu memeriksa filter bensin juga kaburator. Jika motormu injeksi, kamu mesti melakukan pembersihan injektor dan penyetelan katup.

Beralih ke sektor chasis. Pada sektor ini, kamu wajib mengecek kemudi motor dan menyetel rantai roda. Setelah itu, periksa ban dan velg serta cek juga kampas rem. Lalu, jika motormu matic cek volume minyak rem dan roller. Selain itu, oli gardan juga mesti kamu periksa ya (khusus motor matic)

Metode tune up yang ketiga adalah sektor transmisi. Pada bagian ini kamu perlu mengecek tegangan aki dan tegangan pengisian motor. Selain itu kamu juga perlu mengecek rangkaian pengapian motor, serta lampu dan klakson pada sektor transmisi ini.

Jadi bagaimana? dari tulisan ini harapannya kamu dapat gambaran soal tune up agar bisa memaksimalkan motormu dengan lebih baik lagi. Ditunggu ulasan tune up selanjutnya di bagian 2 yaa. See you ^^

Login

Lost your password?
×